Faktor Penting Ternak Bebek Petelur – Bisnis beternak bebek petelur merupakan salah satu bisnis ternak hewan yang bisa dijalankan dalam skala rumahan. Meski begitu keuntungan yang dapat dihasilkan tidak dapat disepelekan dibanding dengan bisnis ternak hewan lainnya. Keuntungan ini mulai dari modal awal yang tidak terlalu besar, harga telur bebek yang stabil, hingga perawatannya yang mudah.

Faktor Penting Ternak Bebek Petelur

Akan tetapi bagi Anda yang akan baru memulai bisnis ternak bebek petelur dalam skala rumahan harus mengetahui tekniknya lebih duhulu. Meskipun perawatan bebek sendiri cukup mudah, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hasilnya optimal. Beberapa hal mengenai ternak bebek petelur yang perlu diketahui, yang dikutip dari panduan ternak bebek petelur yang menghasilkan telur tanpa jeda. Berikut 5 hal yang harus diperhatikan dalam ternak bebek petelur skala rumahan :

1. Menyiapkan lahan untuk area peternakan

Biasanya untuk mereka yang masih pemula dan memulainya dengan skala rumahan disarankan untuk memulai dengan 100 ekor terlebih dahulu. Jadi pastikan Anda mempunyai lahan yang akan dibangun kandang yang mampu menampung bebek sebanyak 100 ekor. Jumlah ini juga umum digunakan untuk ternak hewan unggas lainnya seperti ayam.

Sebaiknya lahan yang Anda gunakan juga cukup jauh dari pemukiman warga, hal ini untuk mengantisipasi bau tidak sedap serta suara bebek yang mengganggu. Selain itu suara bising kendaraan juga dapat mengganggu pertumbuhan bebek serta hasil telurnya. Namun pastikan lahan juga tidak terlalu sulit dijangkau kendaraan bermotor untuk keperluan pengangkutan telur hasil panennya.

2. Membangun kandang bebek

Kandang untuk 100 ekor bebek umumnya membutuhkan kandang dengan ukuran 14 M2 dengan tinggi sekitar 4 meter. Ada beberapa jenis kandang yang umum digunakan dalam ternak bebek yaitu kandang panggung, litter dan sistem baterai. Bebek petelur mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan bebek pedaging.

Kelebihan kandang panggung adalah dapat menghindarkan bebek dari penyakit karena alas kandang selalu kering. Namun mineral yang umumnya ada dalam tanah tidak dapat diterima oleh bebek. Kandang litter sendiri bentuknya berupa pagar persegi dengan ruang terbuka maupun tertutup. Sedangkan kandang baterai bentuknya hampir sama dengan kandang panggung dengan 3-4 tingkat yang alasnya dibuat miring 30 derajat. Hal ini memudahkan untuk menggelindingkan telur yang telah ditetaskan oleh bebek.

Selanjutnya kita harus memperhatikan suhu kandang bebek, idealnya suhu kandang adalah sekitar 27-30oC. Anda dapat menjaga suhu kandang tetap stabil adalah dengan menutup bagian sisi kandang menggunakan terpal. Selain itu, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan kandang bebek :

  • Kandang dibuat senyaman mungkin dan rutin dibersihkan dari kotoran serta usahakan selalu dalam kondisi kering.
  • Agar bebek tidak gelisah karena melihat hewan yang membuat mereka khawatir, maka buat dinding kandang secara tertutup.
  • Jaga suhu kandang serta kelembabannya sekitar 60% serta memiliki pencahayaan yang cukup.
  • Pastikan kondisi tempat makan dan minum bebek selalu bersih.
  • Idealnya tiap 1 M2 ditempati 2 ekor bebek.
  • Ada ruang yang cukup untuk mengambil telur bebek.
  • Perhatikan pula tinggi kandang agar tidak menyusahkan kita dalam mengurus bebek.

Selain akan membuat bebek merasa nyaman, dengan memperhatikan hal tersebut maka akan memudahkan kita dalam mengurusnya. Dengan kandang yang ideal tentu akan membuat produktivitasnya meningkat.

3. Membeli bibit bebek dengan kualitas baik

Bibit yang baik akan sangat berperan dalam menghasilkan telur dengan kualitas baik, karenanya pemilihan bibit harus sangat diperhatikan. Dalam budidaya ternak bebek, bibit bebek petelur sering disebut dengan Day-Old Duck (DOD). DOD dengan umur 1-10 hari setelah menetas sudah dapat diperjual belikan sebagai bibit. Bibit yang baik dapat Anda lihat dari ciri fisiknya sebagai berikut :

  • Bobot sekitar 38-40 gram
  • gerakannya lincah dan agresif
  • tidak memiliki cacat pada fisiknya
  • paruhnya mengkilap
  • suaranya bagus
  • bulunya halus

Untuk harganya sendiri cukup bervariasi, namun umumnya untuk per 100 ekor harganya adalah sekitar Rp 950 ribu – 1 juta. Bila Anda masih pemula, belilah bibit yang telah berumur 2 minggu untuk diternakkan hingga dewasa dan telah siap untuk menghasilkan telur.

Meski begitu, Anda juga dapat membeli bebek yang masih kecil sekalipun atau yang telah siap bertelur. Akan tetapi hal terpenting yang harus kita perhatikan disini adalah kualitas dari bebek itu sendiri.

Bibit dengan kualitas unggul umumnya mempunyai harga yang lebih mahal, namun hal ini tentunya akan sebanding dengan hasilnya nanti. Bibit yang unggul tentunya akan menghasilkan telur yang berkualitas baik nantinya, bahkan setelah afkir juga dagingnya mempunyai kualitas yang baik.

4. Pemberian pakan dan pemeliharaan

Pemeliharaan bebek harus dilakukan sejak awal hingga bebek siap bertelur secara rutin. Hal yang harus sangat diperhatikan disini adalah komposisi pakan, porsinya hingga cara pemberian yang tepat sesuai dengan umurnya. Selain dari faktor bibit, pemberian pakan yang berkualitas juga akan menghasilkan telur yang berkualitas pula. Pemberian pakan sendiri dilakukan sebanyak 3 kali dalam sehari yaitu pada pagi, siang dan malam harinya.

Pastikan pakan bebek mengandung protein, energi serta mineral yang tinggi. Jenis pakan bebek yang umumnya diberikan pada bibit bebek adalah seperti dedak padi, bungkil kedelai, jagung giling, tepung keong hingga tepung kerabang telur.

Peternak yang telah lama menggeluti bisnis ini umumnya menggunakan pakan hasil racikan sendiri. Racikan ini berupa campuran dari biji-bijian dan sayuran yang kemudian dicampurkan dengan konsentrat pabrikan. Sebagai gambaran, Anda dapat memberikan pakan berupa 70% konsentrat dan jagung giling serta 30% dedak padi sebagai bahan pokok. Bila belum terjadi kenaikan, harga konsentrat per 50 kg adalah sekitar Rp 600 ribu. Pada tahap ini Anda perlu melakukan beberapa hal yaitu :

  • Bebek perlu dikelompokkan berdasarkan ukuran, tujuannya adalah mencegah bebek yang besar menyakiti bebek yang kecil.
  • Kandang bebek harus dibersihkan secara rutin.
  • Pastikan bebek tidak kekurangan makanan maupun minuman.
  • Bila ada bebek yang terkena penyakit maka segera diobati.

Karena daya tahan bebek sudah cukup baik, maka sebenarnya vaksinasi tidak terlalu mendesak untuk dilakukan. Sekalipun dilakukan, maka berilah vitamin untuk menambah nafsu makan stau nutrisi tambahan yang baik untuk perkembangan bebek. Selain itu dapat juga diberikan antibiotik untuk menghindari serangan bakteri.

5. Memanen telur bebek

Setelah semua proses dilalui tentu masa panen adalah masa yang sangat dinantikan, tentu dengan usaha tersebut kita ingin mendapatkan hasil yang maksimal. Umumnya ketika bebek memasuki umur 5 – 7 bulan merupakan masa awal bebek sudah mulai bertelur. Namun pada masa awal ini jumlah telur yang dihasilkan masih belum stabil jumlahnya.

Sebagai gambaran bila Anda menernakan 100 ekor, mungkin telur yang dihasilkan hanya sekitar 30 – 50 butir saja. Pada fase selanjutnya barulah bebek menghasilkan telur sekitar 70-80 butir setiap harinya. Akan tetapi ketika umurnya mulai mencapai 12 bulan lebih maka produktivitasnya akan menurun. Telur bebek sendiri mempunyai harga yang cukup stabil di pasaran yaitu sekitar Rp 2.500 – 3.000 untuk setiap butirnya.