Bagi Anda yang memiliki kendaraan bermotor, tentu sudah tak asing dengan kewajiban membayar pajaknya. Namun terkadang saat kita sudah di “TKP”, ada saja kelengkapan atau berkas-berkas yang kurang. Akibatnya, kita pun harus bolak-balik untuk mengurus pajak ini.

Jika Anda hendak membayar pajak motor, ada baiknya Anda persiapkan terlebih dahulu syarat-syaratnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Apa Saja Syarat-Syarat untuk Membayar Pajak Motor?

Ada beberapa kelengkapan dokumen yang Anda butuhkan untuk membayar pajak motor. Pastikan Anda sudah mempersiapkannya sebelum pergi ke kantor Samsat. Kelengkapan yang harus Anda bawa diantaranya:

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

KTP yang Anda bawa haruslah KTP dengan nama yang sesuai dengan nama di STNK. Selain membawa KTP asli, sebaiknya Anda juga membawa fotocopy nya. Namun jika kesulitan atau tidak sempat memfotocopy sendiri, Anda bisa gunakan jasa fotocopy yang tersedia di kantor Samsat, dengan tambahan biaya 5 ribu rupiah. Biasanya petugas fotocopy akan sekaligus merapikan berkas Anda dan menyimpannya ke dalam map.

2. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)

Untuk STNK, pastikan Anda tidak lupa membawa yang aslinya. Karena setelah Anda membayar pajak, petugas akan memberikan cap pada STNK Anda.

3. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)

Selain STNK, BPKP juga berkas yang harus Anda bawa. Bawalah yang asli serta fotocopy nya. BPKP digunakan untuk memastikan bahwa kendaraan tersebut adalah benar milik Anda.

Setelah melengkapi berkas-berkas di atas, Anda bisa langsung mendatangi kantor samsat terdekat. Bahkan saat ini sudah ada Samsat keliling di daerah tertentu, sehingga semakin memudahkan Anda yang mungkin berlokasi agak jauh dari kantor samsat.

Sudah di Kantor Samsat, Bagaimana Cara Membayar Pajaknya?

Jika Anda sudah sampai di kantor Samsat, Anda baru bisa membayar pajak setelah mengikuti beberapa prosedur administrasi. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Mengisi formulir pendaftaran

Ketika Anda tiba di kantor Samsat, petugas akan memberikan formulir pendaftaran kepada Anda. Formulir tersebut harus Anda lengkapi sebelum bisa membayar pajak. Apa isi formulir tersebut? Isinya yakni identitas diri dan data kendaraan yang akan dibayar pajaknya.

2. Menyerahkan formulir pendaftaran beserta persyaratan kepada petugas

Setelah Anda mengisi formulir dengan lengkap, Anda tinggal menyerahkannya kepada petugas untuk kemudian diproses lebih lanjut.

3. Pemeriksaan formulir dan kelengkapan berkas

Langkah berikutnya adalah petugas akan memeriksa formulir beserta kelengkapan berkas Anda. Jika ada berkas yang kurang, tentu Anda tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, dan pastinya petugas akan meminta Anda untuk kembali lagi lain waktu.

4. Pembayaran pajak

Jika seluruh prosedur di atas sudah selesai, maka Anda dapat langsung melakukan pembayaran pajak.

Menurut perkiraan, proses ini hanya memakan waktu sekitar 10 menit. Jadi, siapkan berkas-berkas Anda dan jangan lupa membayar pajak kendaraan Anda ya.