Mobil Nissan X-Trail adalah mobil berjenis SUV (Sport Utility Vehicle) kompak yang diproduksi oleh Nissan. Nissan X-Trail pertama kali muncul pada bulan september 2000 di ajang pameran otomotif Paris Motor Show. Di Indonesia X-Trail generasi pertama ini dipasarkan mulai dari tahun 2001 sampai tahun 2007.

Di Indonesia sendiri Nissan X-Trail generasi kedua yang dikenal dengan All New X-trail, yang diberi kode T31 mulai dipasarkan pada tahun 2008 dan tersedia dalam 2 pilihan mesin bensin, yaitu 2.000 cc berkode MR20DE (beda dengan generasi pertama yang berkode QR20DE) dan 2.500 cc dengan kode QR25DE (masih sama dengan generasi pertama).

Nissan X-Trail generasi kedua atau Nissan X-Trail T31 memang dikenal nyaman dikendarai. Hal itu disebabkan Nissan X-trail T31 termasuk SUV yang bertipe monocoque (monokok), yakni bodinya menyatu dengan sasis. Mobil bertipe monokok ini cenderung lebih baik dalam meredam guncangan. Namun di balik itu, ada kelemahan X-Trail T31 yang perlu diketahui, yakni di bagian suspensi depan, tepatnya di bushing member atau bushing arm yang berfungsi untuk untuk menahan gaya kejut.

Kerusakan tersebut disebabkan medan di Indonesia kurang cocok bagi bushing member X-Trail T31. Tanda bushing member kalau rusak, pasti akan terasa limbung kalau sedang dibawa kencang dan ada bunyi yang mengganggu di kabin.

Bushing member itu ada 4 titik di besi penampang. Bila ingin diganti dengan yang orisinal maka harus diganti beserta besi penampangnya. Dan untuk harga besi penampangnya saja bisa sampai Rp 4 jutaan. Sedangkan kalau hanya ganti bushing arm saja, untuk yang after market saja harganya hanya Rp. 300 ribuan per buah. Dan Kualitas bushing after market ini tidak terlalu buruk mengingat sudah banyak pengguna X-Trail yg menggunakan bushing ini.

Untuk mendapatkan informasi dan pembahasan lebih lengkap dari mobil Nissan X-Trail T31 ini, bisa mengunjungi https://infomobilbekas.com/nissan-x-trail-generasi-kedua-2008-2013/