Memangnya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dari usaha budidaya? Budidaya apa?

Kabar gembira bagi anda yang memiliki hobi bercocok tanam! Hobi anda tidak lagi bisa anda nikmati sendiri.

Akhir-akhir ini bercocok tanam menjadi kegiatan yang paling diminati masyarakat. Kegiatan yang semakin dibatasi membuat orang-orang merasa bosan dan jenuh. Maka, bercocok tanam menjadi pembuangan waktu yang akan sangat bermanfaat.

Masih sedikit orang yang bercocok tanam hanya untuk dikonsumsi pribadi. Padahal nyatanya, jika anda memiliki lahan dan modal, akan menghasilkan uang yang lumayan. Setidaknya untuk sampingan, dan syukur-syukur bisa sampai jadi jutawan.

Mau Mulai Memenuhi Kebutuhan Sehari-Hari dari Usaha Budidaya?

Kebutuhan pokok saat ini masih dengan mudahnya naik dan turun. Dengan basic anda yang sudah menyukai dunia tanam-menanam ataupun anda pemula yang ingin memulai usaha, anda bisa mengambil untung yang lumayan dengan modal yang tidak menguras kantong. Minimal untuk membeli makan sehari, adalah hasil dari usaha anda di awal panen.

Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan yang biasa digunakan untuk masak, menyisihkan sedikit untuk dibudidayakan. Hal itu bahkan bisa dibilang tanpa modal.

Budidaya Apa?

Anda bisa memilih antara tanaman hias, atau untuk kebutuhan pokok. Tanaman hias yang juga sedang diganderungi oleh para ibu-ibu dengan “janda bolong” sebagai trending topik beberapa waktu lalu menjadikan banyak tanaman lain yang awalnya liar menjadi banyak dicari. Mereka yang mempunyai tanaman yang sedang banyak diminati pun rela menjual koleksinya karena dibayar dengan harga yang tidak sedikit.

Sayangnya untuk budidaya tanaman hias biasanya hanya musiman dan penghasilannya tidak menentu. Namun anda bisa tetap membudidayakan untuk penghasilan sampingan.

Lalu untuk kebutuhan pokok, bagaimana? Seperti yang sudah tertuliskan di atas bahwa kebutuhan pokok akhir-akhir ini masih mudah naik turun. Anda bisa memilih sayur mayur untuk dibudidayakan, untuk langkah awal anda bisa menjualnya di warung-warung terdekat. Dan jika semakin besar bisa dijadikan suplier di pasaran.

Sayur Mayur yang Mudah Dibudidayakan

  1. Kangkung

Media tanam hidroponik akhir-akhir ini sedang naik daun. Bermodal air dan bisa ditanam di lahan yang sempit bisa menjadi pilihan anda yang tidak memiliki lahan yang luas. Bermodal kangkung seikat dan botol-botol bekas yang diberi sumbu sudah bisa menghasilkan kangkung yang subur.

Kangkung ini juga memiliki waktu pertumbuhan yang cepat, yaitu antara 4-6 minggu saja sudah bisa dipanen, lho.

  1. Bawang-bawangan

Rekomendasi sayuran yang bisa anda pilih selanjutnya adalah bawang. Penanamannya sangat mudah, bisa dengan polybag atau jika anda memiliki lahan pertanian, anda bisa mengembang biakannya di sana.

  1. Cabai

Cabai adalah kebutuhan pokok yang paling mudah naiknya. Tanaman ini mudah gagal panen karena terkena hama dan gagal panen. Anda yang memiliki lahan sempit di depan atau belakang rumah, bisa mengambil opsi ini dengan menanam di tanah langsung atau di dalam pot.

  1. Tomat

Sama seperti cabai, tomat dapat dibudidayakan di lahan yang sempit dengan atau tanpa pot. Dengan perawatan sederhana, satu pohon dapat menghasilkan tomat yang lumayan.

  1. Rempah-rempah

Jahe, kunyit, lengkuas, merupakan contoh rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Barang wajib yang sering dibutuhkan di setiap masakan. Anda dapat menanam dengan media tanah di pekarangan rumah anda.

Mudah, murah, namun dibutuhkan. Budidaya tanaman-tanaman di atas menjadi contoh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dari usaha budidaya. Anda dapat memanfaatkannya untuk keluarga anda pribadi, dan bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Yuk, mulai menanam!