Pipa air memang memiliki ukuran yang cukup panjang dan juga memiliki siku. Namun untuk dapat dijadikan sebuah sistem instalasi yang sempurna, pipa membutuhkan sambungan pipa yang tepat. Sambungan pipa merupakan benda yang digunakan untuk menyambungkan dua buah pipa atau lebih, dan kerap disebut sebagai fitting.

Dalam menyambungkan pipa, terdapat beberapa metode yang digunakan. Untuk beberapa pipa dapat dilakukan penyambungan secara langsung atau fitting, namun metode tersebut mungkin tidak cocok untuk aplikasi pipa lainnya. Lantas metode penyambungan apa saja yang kerap digunakan untuk menyambung pipa?

  1. Sistem Lem

Sistem penyambungan pertama adalah dengan menggunakan lem. Umumnya metode ini kerap digunakan untuk pipa jenis plastik daripada pipa jenis logam. Metode ini menggunakan perekat tertentu yang disesuaikan dengan jenis serta bahan pipa guna mendapatkan hasil yang maksimal. Jenis plastik yang cocok menggunakan metode lem adalah jenis UPVC, PVC, ABS, atau CPVC.

  1. Sistem Las

Metode kedua untuk sambungan pipa adalah dengan menggunakan las. Dalam metode ini, pipa disambungkan dengan cara di las agar dapat menyatu dengan sempurna dan sifatnya permanen. Untuk penyambungan pipa logam seperti stainless, pipa besi, tembaga, dan lain-lain, umumnya membutuhkan tambahan seperti kawat las.

Jika digunakan untuk pipa plastik, metode las menggunakan 3 jenis mesin pemanas yakni Butt Fusion, Socket Fusion, dan Electro Fusion.

  1. Sistem Mekanikal

Dalam sistem mekanikal, terdapat beberapa metode yang kerap digunakan diantaranya

Sambungan Flange atau Flanged Jointing

Metode yang satu ini menggunakan flange sebagai koneksi yang menghubungkan pipa satu dengan pipa lainnya. Metode flange juga kerap digunakan dalam sistem pemipaan, dan digunakan untuk pipa yang kerap dibongkar kembali ketika perbaikan.

Sambungan Ulir atau Threaded / Screw Pipe Jointing / Transition Fitting

Metode ulir digunakan seperti dalam pipa air minum PDAM, dan digunakan untuk merekatkan dua pipa. Metode ini kerap digunakan sebagai alternatif ketika tidak diizinkan untuk mengelas guna menghindari percikan api.

Sambungan Buttress End atau Buttress End Pipe Joints

Metode ini memanfaatkan flange namun tanpa di las, dan umumnya kerap digunakan untuk pipa non metal.

Sambungan Spigot atau Spigot Socket Pipe Joints

Metode spigot tak jauh berbeda dengan soket, merupakan sambungan yang dilakukan dengan memasukkan pipa satu ke pipa lainnya. Metode ini cocok untuk kedapan air dan juga pemasangannya di lapangan terbilang mudah.

Demikianlah metode yang digunakan untuk sambungan pipa. Semoga bermanfaat.